Real estate agent Avery Black hires her regular contractor Tony Rubino to touch up a new house she is trying to flip. They negotiate the deal, but Avery receives a devastating phonecall: her ex has cleaned out her bank account! Indian Porn Broke, but still wanting the job done, Avery asks Tony if she can pay him in other ways, and shows him her adorable tits. Tony can’t resist Avery’s charms, and soon she is throating his big cock! Turning around and slipping off her skirt, Avery gets on all fours and shows off her tight ass, then lets Tony have his way with her pussy until she cums on his cock, then gets on her knees to happily get covered with a facial.
Ketika mata kami saling bertemu, aku memberi isyarat dengan menganggukkan kepalaku. Lebih satu jam aku hanya bergolek ke kanan kekiri tanpa bisa memejamkan mata. Aku menggerakkan penisku dengan perlahan dan kadang aku percepat temponya. Kebetulan saya masih ada kelebihan hari perjalanan dinas,” kataku memutuskan.Akhirnya dia setuju dan mukanya menjadi cerah.“Oh ya maaf, dari tadi kita belum kenalan. “Atau lagi mikirin yang lainnya kali,” kataku menggodanya. Aku sendiri belum hafal Kota Jakarta. Tiba-tiba aku dikejutkan dengan suara halus.“Pak, sandarannya ditegakkan dan sabuknya dipasang. Wanita tadi memperhatikanku sekilas. Aku sebenarnya mau massage, tapi nggak enak sama Della. Ouch..”Kami mengelepar menikmati kenikmatan yang kami rasakan bersama. Aku sudah tidak peduli dengan penumpang di sampingku. Sss”
“Yeah Della.. Saya Della,” katanya sambil mengulurkan tangan. Ketika mata kami saling bertemu, aku memberi isyarat dengan menganggukkan kepalaku. Payudaranya kuremas dan kupencet sehingga putingnya bertambah menonjol. “Sudah malam, nggak enak dilihatin orang nanti”. Matanya merem melek, bola matanya memutih. Apalagi malam hari. Tangan Della membelai rambutku sambil sesekali mendorongnya ke payudaranya.Aku menggunakan jariku untuk membelai daerah selangkangannya, dan jariku juga mulai menekan terutama di lipatan vaginanya. Aku tidak biasa..”.Penisku kuarahkan ke vaginanya yang basah, kutekan perlahan dan saat sudah masuk setengahnya aku menekan dengan keras.“Sshh..











