Saat hendak menarik pedal gas, kulihat Maya sudah naik kesalah 1 mobil yang datang menjemputnya. Pinayflix Saat itu Vani belum mau mengoral penisku karena dia masih merasa jijik. Menandakan dia masih perawan.Kemudian aku memandang Vani dengan pandangan yang seolah meminta. Sebenarnya aku ini terkenal cuek, ya karena aku mungkin terkesan ngomong seadanya saat diajak bicara oleh orang yang baru ku kenal. Maya berangkat kuliah dulu ya” jawabnya dengan cepatTerlihat oleh Maya tersenyum manis sebelum pergi meninggalkan ku.“huuuffftttt cantik banget tu cewek” gumamku“ehh inget Rian lu udah punya cewek bego” katakuAku pun berjalan kearah parkiran dan mulai starter motorku. Rendi ini terkesan cool. Apalagi kalau sudah manja-manja gini“aaaa aku tau, ini pasti suara masa depanku” ucapku kembali menggoda pacarku“yey, pacarku emang paling bisa deh” kata pacarku sambil merangkulkuPacarku pun menyuruh Rio dan Rendi untuk minggir dari sebelahku.Oh iya, pacarku ini namanya Vani. Lagi lagi terdengar suara desisan dari mulut Vani.“Sayang, aku gak tahan ni. Kalau urusan cantik ya sama lah dengan Maya tetanggaku. Aku adalah seorang Mahasiswa semester 7 jurusan IT disalah satu Universitas ternama di Jakarta.“Anjirr sudah jam 7 aja, perasaan baru juga merem” kataku sambil mengecek hp.Mataku tertuju pada salah satu notifikasi di HP yang ku pegang.




















