Dia bisa sedikit beristirahat di gudang tanpa ocehan Koh Joni yang bawel.Satu per satu barang yang ada di secarik kertas itu dia ambil dan kumpulkan. Bokep indo Lily mengangguk mengiyakan.“Dokter periksa perutnya yaaaa…..” Ardayat masih terus bersandiwara.“Naaaah… Sinta udah sembuh niiiih.” Ardayat memberikan lagi boneka Sinta ke tangan Lily yang kegirangan karena ada kawan bermain.“Eeeh…. Dia duduk di sebelah Sella, menatap matahari yang semakin tenggelam dalam keheningan. Tangannya yang seputih susu meraih handphone yang sedang di-charge.“Berita duka, istri bapak meninggal tadi subuh di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung karena kanker. sebentar lagi kita pulang….” Kata Donny.Sella langsung cemberut. Aaaaaa ….” Lily membuka mulutnya lebar-lebar, dan Ardayat berkomentar.“Waduuh ini juga kebanyakan makan permen.” Dokter Ardayat mengambil kesimpulan sementara.“Ini harus diperiksa perutnya. Nyari nya susah.” Kata Ardayat sambil memberikan dua kardus belanjaan ke Bu Haji yang bete menunggu.Ardayat merasa lega.Kerja disini enak, aku betah.




















