Betul2 terlihat gugup sehingga dia menjawab sesuatu yang tidak kutanyakan. ” Sungguh ..aku baru kali itu liat kamu mabuk Wid” Ujarnya sambil sebuah map berisi berisi beberapa berkas yang harus kuperiksa. Bokep india Setidaknya itu yang ada di pikiranku pada awalnya. Aku merasa seperti rugi melewatkan ‘pertunjukan’ yang jarang2 ini (jendela kantorku dibersihkan 2 minggu sekali itu pun belum tentu dengan orang yang sama). Tangan kiriku mulai meremas payudaraku dan tangan kanan membelai paha bagian dalam hingga menyentuh tepat diantara kedua kakiku. Kutdorong kepalanya keluar dari rok-ku lalu kurapatkan kembali kedua belah pahaku. Hubunganku dengan Hendra memang lebih mirip hubungan antar teman biasa. Tunggu sebentar..wait a second…aku mengumpulkan kesadaranku yang masih melayang kira-kira setengah meter diatas tubuhku. Wajah Hendra masih tampak dengan ekspresi kaget dan konyol-nya itu ketika pintu bilik pertama terbuka dan Bramantio – si satpam keluar dengan melongo kepadaku tanpa mampu berkata apa-apa!




















