Celana dalamnya agak basah, dan sebuah rasa geli yang telah lama ia tak rasakan ternyata muncul di sana. Dan..”, aku sengaja menghentikan fantasiku, karena ingin mendengar reaksi Asmirandah.Namun aku tidak memperlambat aktifitas tanganku di bawah sana. Pinayflix Abang keluarr.. “Hee em..”, Asmirandah mendesah lagi mengiyakan. Asmirandah sedikit kaget mendengar pernyataanku yang straight forward itu. Apakah sedang dicumbu oleh kekasihnya yang lain? Abang, teruskan..”, Asmirandah mendesah lagi ketika aku terdiam sesaat. Perasaanku bercampur aduk antara cemburu, sebel, ingin marah, tetapi aku tidak tahu harus aku tujukan kepada siapa.Aku benar-benar tidak tahu harus berbuat apa.. Aku segera mematikan layar komputer, arlojiku telah menunjukkan pukul 19.30 malam. Jemari Abang keluar.. “Iya Abang, Miranda juga mau mandi lagi nih.. “Iyaa.. Tanganku yang tadi membasuhi punggungnya sekarang telah merangkul tubuhnya dari belakang, mecoba untuk membasuh dadanya. Nikmat sekali rasanya.




















