Kopiku aja barusan dateng.” sahutku cepat.“Aku boleh duduk disini?” tanya Nina sembari menatapku.“Emang. Pinayflix Kamu tadi di kamar mandi lagi muasin diri kamu sendiri kan?” tembaknya langsung.“Ya Iyalah pastinya. Aku sangat tergiur dengan bentuk tubuhnya, dari belakang lekukan tubuhnya terlihat sangat indah. Ini Bram, Bunda suruh pulang untuk nganterin koper ke kantor Papanya.”“Nita, entar sore aja Bun, berangkat sendiri ke rumah Bunda. Nengok saudara yang sakit.” Nita memberitahu.“Terus…?” tanyaku penasaran.“Mama tadi bilang, ‘mau nginap tiga hari katanya, di Madiun.’ Tadi sehabis pak Mamat servis mobilku, mereka berangkat ke Madiun.”“Berarti kamu sendirian dong Nit di rumah selama tiga hari?!”“Ya mau gimana lagi. Jangan kebanyakan minum yang manis-manis gak baik buat kesehatan! Jadi hal yang wajarkan kalau aku gak ngunci pintu kamar mandi.”“Iihhhhhh… Bram, sudah deh gak usah ngalihin pembicaraan. Penulis dodol… IDIOT.Sudahlah daripada membuang-buang energi dengan membahas penulis yang idiot dan amatiran, lebih baik aku memperkenalkan diri




















