Untung deh bukan aku yang ngerjain Om.”Aku bergidik, kurasakan keringat dingin memercik. Bokep jepang Dimana rumahmu?” Dia menyebut alamatnya. Kurang asin ini anak. Diberikannya lidahnya yang segera kusambar dan kuhisap. Aku juga bisa membelikanmu pil anti-hamil.”Dia menggeleng. Om akan mengantar dia pulang.”“Terimakasih Om.”Sudah beberapa jam Ermita tidur dan sudah pukul sembilan malam ketika aku mendengar dia bangun dan aku masuk melihat. Baru keringatnya harum sekali. Apa kamu tidak suka tinggal bersamaku di rumah ini?”“Sebagai gundik?”“Sebagai apa saja menurut anggapanmu”, kataku ketus. Perlahan kudekatkan wajahku ke wajahnya. Pacar lapar kok disikat dulu.“Om memang tidak mau?” Aku menggeleng, dan sepotong pizza lagi dia angkat ke mulutnya. Untuk mengalihkan perhatiannya dari rasa perih kuganggu dia.“Kamu masih perawan sekarang Ermita?”, kugenjot dia dua kali lagi.“Ya tidak lagi dong”, dia mendesis dan mencubit lenganku.




















