Ines akhirnya membuka tank top ketatnya di depanku. Indian Porn Kupandangi wajahnya yang manis, hidungnya yang mancung lalu bibirnya. Itu juga udah ampir gak muat. Aku menciumi bibir nonok nya, mencoba membukanya dengan lidahku. “Pelan mas”. Ines yang masih merasakan orgasmenya mengunci pinggangku dengan kakinya yang melingkar di pinggangku. Aku bergerak semakin cepat. Ines meraih tubuhku untuk didekap. Selanjutnya Ines bergerak seperti sedang menunggang kuda. “Kalo napsu sih dari tadi Nes”. “Masih jauh mas, tempatnya”. Perhatianku terfokus ke pentilnya yang berwarna kecoklatan. Celana jeans ketat yang dipakainya terlihat terlalu longgar pada pinggangnya namun pada bagian pinggulnya begitu pas untuk menunjukkan lekukan pantatnya yang sempurna. Tubuh kami bergulingan di atas ranjang sambil berpelukan erat. Ganti aku yg masuk ke kamar mandi, aku hanya membersihkan tubuhku. Kaki Ines dengan sendirinya mengangkang. Aku mempercepat goyanganku ketika kusadari Ines hampir nyampe. Ines meringis. Terasa seret, memang, nikmat banget rasanya.




















