Aku mengakui ke molekan tubuhnya melebihi tubuh pacarku. “kok kamu inget sih mba”
“iya dong mas, sebagai karyawan hotel sebisa mungkin mengingat semua tamu yang datang” jawabnya sok yakin. Pinayflix oghhhh…………oghh….erangan kenikmatan silih berganti dari kami. Ketika pintu kamar ku buka, aku melihat maya dengan tas di pundaknya, celinguk ke kiri dan kanan tidak ada siapapun di sampingnya “mana mba?”
Maya tidak menjawab, dia masuk ke kamarku, ada sedikit dongkol dalam hati, birahiku seakan takan tersalurkan. Termasuk di hotel yang akhirnya ku tempati.Singkat cerita, aku telah melewati perjalan dinas itu. Selain aku datang sendiri, tingkat hunian hotel juga lagi kosong. “makasih yah, may……kapan-kapan kalau aku kesini lagi, masih mau kan”
“ngapain kapan-kapan, sekarang juga mau nambah boleh..” maya kemudian berkata malam ini malas pulang ke rumah, besok ia harus masuk jam tujuh pagi, ia pun meminta ku mengizinkannya menginap di kamar yang ku tempati.




















