Klo video yang tadi itu buat konsumsi umum!!!”. Hatiku benar-benar hancur, kini ada seorang pria lagi yang sudah melihat tubuhku ini. Indian Porn Aku segera menutupi kedua buah susu ku yang kecil dengan tanganku, sambil menangis aku menggeleng-geleng, berharap Dwi tidak termakan ajakan Candra. “Aaaargggggghhhh….”, rintihku kesakitan. Hidupku hancur, aku merasa diriku benar-benar ternoda, aku galau, aku bingung harus berbuat apa. “Hmm, pakai kondom aja deh klo Kiki takut…”, katanya lalu ia bangkit dan mencari kondom di laci mejanya.Antara ketakutan dan sedikit lega, paling tidak Candra tidak bisa menghamiliku jika ia menyemprotkan spermanya di dalam liang vaginaku. Dia hanya tersenyum, lalu ku perhatikan wajah pria itu, ternyata dia adalah Dwi, pria yang kost di samping kamar Candra.“Dia sudah bangun Can”, kata pria itu kepada Candra sambil menonton Candra menyetubuhiku. Aku mencoba tenang, lalu ku balas smsnya lagi, ‘Mau kamu apa sich?’. Dengan tergesa-gesa aku pun meninggalkan kamar itu, kamar laknat, aku takut penghuni kost mengetahui kejadian ini, sudah cukup Candra mengerjaiku, aku takut Dwi juga meminta bagian.Candra tersenyum melihatku gelagapan pergi meninggalkan kamar kostnya. Mengecil, lalu Chandra menariknya lepas dari mulutku, cairan putih meler dari samping bibirku. Aku tidak mungkin melayani pria cabul ini.












