Malang sekali nasibmu Bimo kakakku…Sesampainya di kantor pertama kali yang kulakukan adalah menelpon Bimo saudara kembarku.“Bim, tidak perlu menunggu sampai seminggu, barter ini selesai di sini saja ya. Suami macam apa aku ini, yang hanya tahu mencari uang tanpa memikirkan keluarga.Sebelum tidur, aku dan Yuni berdikusi banyak hal. Bokep Yuni jarang menggunakan make up, parfum, dan sering kali memakai daster butut yang selalu setia menemaninya di rumah. Dan permasalahan dikelurga kami telah tersolusikan.“I Love you, Yuni!” Kataku sambil memeluknya
“Terima kasih sudah menemani dan mengurus aku dan anak-anak selama ini”,
Ku kecup keningnya dan tidak terasa meleleh air mataku, telah kutemukan apa yang selama ini aku cari-cari “Syarat apa tuh, Bim”? Istriku pinter masak dan bikin kue, di hari libur pasti disempatkannya membuat sendiri kue-kue yang lezat.Akhirnya aku tertidur juga, karena seharian capek kerja ditambah lagi menemani Farhan main kuda-kudaan. Rosa seorang sekretaris pada sebuah perusahaan minyak asing. Mereka masih tidur dalam satu kamar. Yuni jarang menggunakan make up, parfum, dan sering kali memakai daster butut yang selalu setia menemaninya di rumah.




















