Aku hanya
bisa mengangguk lesu.Sepulangnya dari dinner itu, aku langsung mandi dan berdandan untuk pertemuan dengan Kyle malam itu. Tina malah sampai
menendang kakiku supaya aku ikut obrolan di meja lagi. Bokep jepang Tina terlihat agak frustrasi, sepertinya dia sejauh ini belum memenangkan bisnis
klien ini. Kelopak mataku terasa berat sekali, tapi aku tak bisa menghindari sinar lampu hijau di depan mataku. pura-pura aja
tertarik, ntar kalo gua udah dapet kontraknya, engga usah diterusin lagi. Tak lama kemudian tiba balasan Kyle di teleponku :“Gua tau Tina belum dapat kuota sales bulan ini. “Enggak deh, kalo ketahuan sama Tina dan orang2 kantorku bahwa aku tidur dengan klien, bisa habis sudah
karirku”Kyle terlihat agak jengkel dengan balasanku, sementara itu Tina terus berusaha mengobrol dan bercerita
mengalor-ngidul. Kayanya kamu mabuk ya waktu itu ??”
Mukaku merah menyala di kegelapan, malu sekali rasanya.Tanpa menunggu terlalu lama untuk jawabanku, Kyle menarik lenganku lagi dan melempar tubuhku ke arah
tembok. Seluruh panjang kemaluannya amblas dengan satu
dorongan dari pantatnya. Pecun loe, bispak!”. Kami lalu mandi pagi berdua, saling menyabuni
dengan lembutnya. Tina langsung memperkenalkanku : “Kyle, ini teman
kerjaku yang akan ikut dinner dengan kita, Nessa.